Close

Nasehat Imam Syafi’i

Kumpulan Kata-Kata dan Nasehat Imam Syafi’i yang Penuh Mutiara Hikmah

Besar harapan dengan wasiat dan petuah para ulama, maka hidup kita akan berada di jalan yang lurus dan diridhoi oleh ALLAH SWT.

Abu Abdullah Muhammad bin Idris asy-Syafi’i al-Muththalibi al-Qurasyi atau biasa dikenal dengan panggilan Imam Syafi’i adalah ulama besar dan merupakan salah satu pendiri dari madzhab yang empat. beliau Al-Imam Asy Syafi’i lahir di Gaza, Palestina, pada tahun 150 H/767 M dan meninggal di Fusthat, Mesir, pada tahun 204 H/819 M. Imam Syafi’i juga tergolong kerabat dari Rasulullah SAW, ia termasuk dalam Bani Muththalib, yaitu keturunan dari al-Muththalib yang merupakan saudara dari Hasyim yaitu kakek Nabi Muhammad SAW

Beliau Imam Syafi i adalah ulama yang memiliki kecerdasan luar biasa. pada usia 9 tahun meliau sudah hafal Al-Quran dan memasuki usia 15 tahun sudah diberi kewenangan untuk mengeluarkan fatwa pada pada masanya. segala macam bidang ilmu agama sudah dikuasai Imam Syafii pada usia tersebut, meski begitu beliau tetap dan terus belajar menuntut ilmu. sehingga ketinggian ilmu Al Imam Syafi’i tidaklah diragukan lagi, banyak sekali nasihat, wasiat dan kata kata Imam Syafi’i yang sangat bijak dan bisa kita ambil manfaatnya dalam mengarungi kehidupan ini agar selamat dunia akhirat.

Di bawah ini merupakan beberapa kalam Imam Syafi’i Rahimahullah tentang berbagai macam hal seperti tentang wanita, cinta, kehidupan dunia, ilmu, hati dan lain sebaginya yang Inn Syaa Allah penuh dengan keberkahan. Besar harapan kita bisa mengambil nasehat beliau sebagai peringatan dan petunjuk. Berikut ini pesan pesan hikmah Imam Asy Syafi’i:

Dunia adalah tempat yang licin nan menggelincirkan, rumah yang hina, bangunan-bangunannya akan runtuh, penghuninya akan beralih ke kuburan, perpisahan dengannya adalah sesuatu keniscayaan, kekayaan di dunia sewaktu-waktu bisa berubah menjadi kemiskinan, bermegah-megahan adalah suatu kerugian, maka memohonlah perlindungan Allah swt, terimalah dengan hati yang lapang segala karunia-Nya. Jangan terpesona dengan kehidupanmu di dunia sehingga meninggalkan kehidupan Akhirat. Ketahuilah, sesungguhnya hidupmu di dunia akan sirna, dindingnya juga miring dan hancur, maka perbanyaklah perbuatan baik dan jangan terlalu banyak berangan-angan.

Kalau aku melihat orang yang suka mengikuti hawa nafsunya, walaupun ia berjalan di atas air, aku tidak akan menemuinya.

“Mencari-cari kelebihan materi di dunia adalah hukuman yang Allah swt timpakan kepada ahli Tauhid.”

“Seorang hamba yang terjatuh pada perbuatan dosa selain dosa syirik itu lebih baik daripada ia terkungkung oleh hawa nafsunya.”

“Barangsiapa yang dirinya terkalahkan oleh kuatnya syahwat dunia, maka ia akan senantiasa menjadi budak ahli dunia; dan barangsiapa yang qana’ah (menerima karunianya dengan lapang dada) maka akan hilang ketundukannya pada dunia.”

“Marahnya orang yang mulia bisa terlihat dari sikapnya, dan marahnya orang yang bodoh terlihat dari ucapan lisannya”.

Teruslah bertaqwalah kepada Allah, meski engkau dalam keadaan lalai. Jika engkau bertaqwa, niscaya Dia akan mendatangkan kepada mu rizqi yang tiada teraduga.

Bagaimana engkau takut dalam kemiskinan, padahal Allah Maha Pemberi rizqi. Dia yang telah Menganugrahkan rizqi pada burung dan ikan di laut.

Siapa yang mengira rizqi datang sebab kekuatan
Pastilah burung pipit tidak akan makan bila dibandingkan dengan burung elang.

Semoga bermanfaat. Aamiin.

Leave a Reply

%d bloggers like this: